JK Rowling Ungkap Alasan Harry Potter Beri Nama Anaknya Severus



kompas. com- Penulis novel Harry Potter, JK Rowling, mengungkapkan alasan Harry Potter memberi nama salah satu anak laki-lakinya dari nama gurunya Severus Snape yang dikenal sangat membencinya.

Lewat Twitter, Rowling menjawab pertanyaan seorang pengguna situs mikro-blog yang menanyakan alasan dia memilih nama karakter Snape yang kejam untuk anak Harry.

"Snape mati untuk Harry demi cintanya pada Lily," balas Rowling.

"Harry memberikan penghormatan lewat pengampunan dan rasa terima kasih," ujar JK Rowling.
"Albus Severus, namamu diambil dari dua kepala sekolah Hogwarts. Salah satu dari mereka tergabung di Slytherin. Dan dia, mungkin adalah orang paling pemberani yang kuketahui," itu yang dikatakan Harry pada anaknya.
"Itu tidak benar," jawab JK Rowling. Snape sejatinya tidak membenci Harry. "Ia hanya menyalurkan kebencian dan kecemburuannya pada James (ayah Harry) ke putranya," kata Rowling. Snape, kata penulis asal Inggris itu, adalah dikotomi.

"Snape adalah sosok yang abu-abu. Ia tak bisa dianggap orang suci: pendendam dan pem-bully. Sebaliknya ia tak bisa dianggap penjahat sebab ia tewas untuk menyelamatkan dunia penyihir."

"Dengan memberikan penghormatan pada Snape, Harry berharap dalam hatinya bahwa ia juga akan dimaafkan. Kematian demi kematian dalam Battle of Hogwarts akan menghantuinya selamanya."

Dalam buku, Snape diceritakan sebagai orang yang sangat mencintai Lily Potter. Namun, cintanya bertepuk sebelah tangan karena Lily memilih menikahi James Potter sehingga lahir Harry Potter.

Saat Lily mengandung Harry, penyihir jahat Lord Voldemort berupaya membunuhnya karena ramalan bahwa anak yang dikandung Lily akan menjadi ancaman besar baginya.

Snape sempat memohon kepada Voldemort supaya tidak membunuh Lily. Walaupun permintaan Snape tak diindahkan Voldemort, pada akhirnya Lily dan James bisa menyembunyikan diri sampai Harry lahir.

Kisah Snape dalam kehidupan Potter itulah yang menjadi alasan Harry Potter memilih nama Severus untuk anaknya.

Selain itu, menurut JK Rowling, Harry Potter juga punya maksud yang sama agar dimaafkan karena kehadiran dia di dunia menyebabkan terjadi perang besar di Hogwarts yang banyak jatuh korban.

Voldemort tetap mencari Lily dan saat menemukannya, ia menghabisi keluarga Potter. Beruntung Harry Potter selamat karena dilindungi mantra ibunya.

Snape juga yang menyanggupi permintaan Dumbledore untuk menjaga Harry Potter hingga dewasa meskipun dalam keseharian ia sangat membenci Harry.

Sampai Snape mati karena digigit ular Nagini, ia tetap tidak memberikan informasi lengkap bagi Voldemort kenapa tongkat sihir milik Dumbledore tidak sakti untuk menghabisi Harry.

Epilog buku "Harry Potter and the Deathly Hallow" atau Harry Potter dan Relikui Kematian dalam edisi bahasa Indonesia menceritakan Harry menikahi Ginny Weasley dan memiliki tiga anak: James Sirius, Albus Severus (dari Severus Snape), dan Lily Luna.

Jk Rowling pun mengaku kaget wawancara dan diskusi lewat Twitter mempertentangkan Snape. Bisa dibilang Snape memang abu-abu, dibilang baik juga tidak, jahat juga tidak. Bagaimana menurut Anda?

 Ini adegan dalam buku Harry Potter and the Deathly Hallows jelang tamat. Di stasiun kereta Kings Cross, Peron 9 3/4, gerbang menuju sekolah sihir Hogwarts.

Harry Potter yang telah dewasa menenangkan hati putra keduanya yang khawatir kalau Topi Seleksi akan memasukkannya ke asrama Slyterin yang terkenal suram.

Belakangan, keputusan itu dipertanyakan. Seorang penggemar Harry Potter menyoal mengapa nama anak sang tokoh utama diambil dari sosok guru menyebalkan, pilih kasih, dan 'antagonis'.

Ini jawaban penulis Harry Potter, JK Rowling. "Snape tewas demi Harry, atas nama cintanya pada Lily (ibu Harry Potter). Itu mengapa Harry membalas budinya, dalam pengampunan dan rasa terima kasih," demikian dikutip dalam situs News.com.au, Sabtu 28 November 2015.

Namun, di kalangan penggemar, sisi baik Snape yang terungkap di akhir buku belum cukup jadi alasan. Apalagi, sepanjang cerita Harry Potter, guru ramuan sihir itu selalu membuat hidup sang tokoh utama sulit.

Remus Lupin, Nymphadora Tonks, Severus Snape, Fred Weasley, Colin Creevey, Lavender Brown, dan setidaknya 50 penyihir tewas melawan Voldemort dan pasukannya, Death Eaters dalam Pertempuran Hogwarts.

Dan ia, Harry Potter, pada akhirnya selamat. (Ein/Bob)*


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "JK Rowling Ungkap Alasan Harry Potter Beri Nama Anaknya Severus"

Posting Komentar