Berada di tangan Tuhan



Arkand. com- Pada masa lalu, ada banyak sekali hal yang dikatakan "Berada di tangan Tuhan", seperti ;

– Mendapatkan anak lelaki atau anak perempuan yg dikatakan sebagai tergantung pada Yang Di Atas, tetapi kemajuan ilmu pengetahuan dapat dimanfaatkan untuk memperoleh anak lelaki atau anak perempuan dengan mudah. Ini bukan Ramalan berkedok ilmu pengetahuan.

– Menentukan tanggal lahir bayi yang akan lahir dikatakan adalah "Berada di tangan Tuhan". Prakteknya saat ini dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, tanggal lahir seorang bayi sudah dapat ditentukan sebelum kelahiran bayi sehingga membantu orang tua dalam mempersiapkan kedatangan si bayi. Ini bukan Ramalan berkedok ilmu pengetahuan.

– Menentukan bakat dan penjurusan pendidikan terbaik bagi anak adalah bagian dari "Berada di tangan Tuhan", perhatikan saja bersama waktu nanti bakatnya akan terlihat juga. Tetapi kemajuan ilmu pengetahuan memberikan keuntungan bagi yang memanfaatkannya dalam menganalisa bakat anak sejak dini sehingga pola pendidikan dan bagaimana mengarahkan anak menjadi optimal. Ini bukan Ramalan berkedok ilmu pengetahuan.

– Berbagai jenis penyakit yang akan diderita oleh seseorang adalah "Berada di tangan Tuhan". Tetapi dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, berbagai penyakit yang akan diderita oleh seseorang dapat diketahui sebelum penyakit itu menjadi kenyataan sakit. Memanfaatkan ilmu pengetahuan ini dapat membantu siapa saja untuk terhindar dari aneka ragam penyakit sejak dini. Bukankah pencegahan lebih baik daripada pengobatan? Meski pada akhirnya orang akan sakit juga seiring usia yang bertambah tua… Ini bukan Ramalan berkedok ilmu pengetahuan.

Manusia berpikir berdasarkan pada fakta nyata, opini dan harapan. Kebanyakan berpikir pada opini dan atau harapan. Sangat sedikit manusia berpikir berdasar pada kenyataan yang ada, sebab umumnya mereka tidak mampu melihat kenyataan yang sebenarnya terjadi dalam kehidupan mereka karena pola pikir yang sudah lama bekerja dengan opini-opini dan harapan-harapan.

# Gereja mulai mengakui bumi itu bulat setelah Galilei Galileo dan Nicholas Copernicus, kemudian Columbus…, prosesnya panjang. Baru dengan nyata diakui setelah Konsili Vatikan 2 (1962 – 1965).

# Tuhan setia pada sistem yang diciptakanNya. Oleh karena itu secara umum, sistem ini bekerja pada semua orang tanpa membeda-bedakan. Bahwa pengaruh gaya gravitasi bekerja pada semua hal termasuk orang suci dan penjahat.

# Manusia yang memiliki akal budi, mempelajari diri sendiri dan lingkungan hidupnya. Hingga kemudian mengetahui berbagai rahasia alam semesta yang merupakan bagian dari Sistem Besar yang diciptakan oleh Tuhan. Seperti waktu, gravitasi, listrik, suara dan cahaya, golongan darah, kromoson dan DNA, IQ dan kelompok karakter kejiwaan, dan begitu banyak hal yang manusia kelompokkan dalam berbagai bidang disiplin ilmu pengetahuan ( satu hal dari itu semua adalah Nama ).

# Tuhan menciptakan alam semesta ini tidak serta merta dalam ‘satu klik’, melainkan melalui tahap-tahap yang dinyatakan dalam 6 hari penciptaan. Hal ini menunjukkan Tuhan bekerja menggunakan sistem yang diciptakanNya.

# Manusia mempelajari memahami dan kemudian memanfaatkan sistem yang diciptakan Tuhan. Hal ini tidaklah berarti bahwa manusia kemudian mengatasi Tuhan, justru hal ini menunjukkan dominasi Tuhan atas segala hal di alam semesta ini. Bahwa manusia tidak dapat melawan Sistem Besar yang diciptakan Tuhan. Bahwa manusia harus menyelaraskan dirinya dengan Sistem Besar ( yang di dalamnya terdapat sub-sub sistem) itu agar dapat memperoleh kehidupan yang lebih sejahtera.

Berbagai kecenderungan pola kematian adalah "Berada di tangan Tuhan". Tetapi dengan kemajuan ilmu pengetahuan berbagai kecenderungan pola kematian itu dapat diketahui sebelum kematian itu terjadi.

Memanfaatkan pengetahuan ini maka pola-pola negatif dapat dihindari. Adalah suatu hal yang pasti bahwa semua mahkluk hidup akan mati juga, tentu saja kita semua ingin mati dengan cara yang bukan sedemikian buruk seperti bunuh diri misalnya… Ini bukan Ramalan berkedok ilmu pengetahuan.

Segala sesuatu dalam alam semesta ini berlangsung dalam satu keteraturan. Keteraturan ini yang memungkinkan manusia menemukan berbagai pola dalam kehidupan sehari-harinya. Pengamatan menghasilkan kumpulan data yang diolah menghasilkan teori, hukum, rumus dan konstanta. Lebih lanjut empat hal tersebut dikelompokkan dan dinamai sebagai ilmu pengetahuan tertentu yang berkaitan dengan objek yang diamati. Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Psikologi, dan lain sebagainya. Manusia terus-menerus memperhatikan gejala-gejala empiris dan mengembangkan ilmu pengetahuan yang telah dicapainya. Bahkan ilmu pengetahuan baru pun diciptakan. Memanfaatkan ilmu pengetahuan dengan tujuan positif adalah satu hal yang sangat membantu dalam mewujudkan kehidupan yang lebih sejahtera.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Berada di tangan Tuhan"

Posting Komentar