Inilah 1 Alasan "Menolak" Numerologi, Shio, dan Zodiak



Tentu kita semua sudah tahu bahwa numerologi menggolongkan manusia ke dalam angka-angka. Contoh orang yang lahir dalam tanggal 23 Januari 1988 maka manusia ini akan digolongkan ke dalam 2+3+1+1+9+8+8 = 3+2= 5. Artinya manusia ini memiliki identitas 5 dalam numerologi. Zodiak dan shio pun sama menggolongkan manusia dengan berbagai nama sesuai tanggal lahirnya.

Sekarang dalam numerologi tulisan manusia juga akan di golongkan ke dalam jenis yang berbeda lagi. Contoh orang bernama ADI maka orang ini akan dimasukan ke dalam identitas A=1 D=4 I=9. Orang ini memiliki identitas 1+4+9= 1+4= 5.

Ya, begitulah numerologi, zodiak, shio mengkotak-kotakan manusia. Terlepas dari benar atau salah, sungguh manusia mengapa begitu mau dikotak-kotakan begitu. Sadar atau tidak sadar sudah manusia sudah menjadi korban suatu sistem.

Sifat dasar yang diberikan alam semesta kepada manusia adalah totalitas SATU. Tidak tercerai berai dan tidak terkotak-kotak. Pengkotak-kotakan adalah kerja MIND.

Terlalu bergumul dan terikat dalam primbon, numerologi, Zodiak, Shio, dll adalah SANGAT SALAH.

Sesungguhnya manusia adalah alam semesta kecil. Alam raya ini adalah Manusia yang besar.  Alam raya ini hidup sama seperti hidupnya sang manusia. Apa yang ada di alam sesungguhnnya ada juga di dalam diri kita.

Jika di alam raya ini ada angka 1,2,3,4,5,6,7,8,9,0 maka sesungghuhnya di dalam diri manusai pun sebenarnnya ada angka tersebut. Adalah SALAH jika berdasarkan tanggal lahir kita di cap sebagai sang angka 3, atau sang angka 1, atau sang angka 5, seperti diatas.

Semua angka sesungguhnya ada di dalam diri kita.

Kita di kelompokan sebagai orang yang berzodiak pisces, lalu kita "manut" saja bahwa pisces begitu dan begini. Jodohnya cocok dengan zodiak ini. Sesungguhnya manusia yang berzodiak pisces pun memiliki zodiak cancer, libra, dan 11 zodiak lainnya dalam ukuran prosentase berbeda di dalam dirinya, di dalam jiwanya.

Yang namanya waktu, adalah ciptaan MIND manusia. Termasuk zodiak dan shio dan sejenisnya adalah karya MIND. Bagi sang malaikat dan para dewa, waktu 1000 tahun bagi manusia mungkin akan sama dengan 1 hari.

Bagi Tuhan, waktu satu kedipan mata-NYA, mungkin sama dengan awal dan akhir ujung alam semesta dimensi kita. Sungguh sangat tidak penting berkutat dengan 12 zodiak, 12 shio, 10 angka, jika semua itu sebenarnnya hanyalah satu kedipan mata-NYA Tuhan.

Ada cerita yang sangat konyol yang terjadi. Seorang Anak perempuan bercerita kepada saya bahwa dirinya dan suaminya bertengkar terus. Katanya ini disebabkan adalah karena zodiak dan shio yang tidak pas. Ini menyebabkan dirinya bertengkar terus.

Lalu aku tanya, "lalu apa yang akan dirimu lakukan?" Dia menjawab, "Tidak Tahu, aku bingung"

Lalu saya bertanya lagi, "Jadi dirimu dan suamimu bertengkar karena zodiak yang tidak cocok yaa??"

Dia menjawab, "IYA"

Begitu dia menjawab "IYA" sesungguhnya dalam hati kecil saya sebenarnnya MASALAH SUDAH TERSELESAIKAN.

Hanya dengan menyadari bahwa dirinya tidak cocok maka sesungguhnya masalah sudah selesai. Titik.

Kalau tidak cocok lalu mau apa?? Bukankan menerima dengan sadar ketidakcocokan adalah berarti sudah menjadi cocok. Apakah dengan zodiak yang cocok pun menjamin tidak akan ada perpisahan??

Inilah yang disebut ZODIAK SEJATI. Zodiak sejati adalah kesadaran manusia. Inilah yang disebut SHIO SEJATI. Shio sejati adalah kesadaran manusia.
Inilah yang disebut NUMEROLOGI SEJATI. Numerologi sejati adalah kesadaran manusa.

Kesadaran manusia bagaimana maksudnya?? Kesadaran untuk menerima dualitas alam semesta. Kesadaran untuk menerima ada yang baik dan buruk. Kesadaran untuk menerima ada siang juga ada malam. Kesadaran untuk menerima diri sendiri dengan segala kekurangan dan kelebihan yang ada. Kesadaran untuk menerima angka 1, 2, 3, 4, dst sebagai bagian dari ayat-ayat NYA.

Semua yang kita anggap buruk sesungguhnya adalah ada hikmahnya. Semua yang kita anggap tidak cocok sesungguhnya adalah semua sudah benar adanya dan HAQ ciptaanNya.

Menurut kita, "malas" adalah hal yang buruk. Iya bukan?? Tapi bagaimana kalau malasnya kita adalah malas untuk korupsi?? Malas untuk berbuat jahat. bukankah malas tersebut adalah malas yang baik. Jadi kesimpulannya malas adalah hal baik bukan??

Menurut kita "setan" adalah buruk bukan?? Namun tahukan kita, bahwa setan adalah makhluk yang tidak pernah putus asa dalam menggoda manusia. Manusia harus mencontoh setan untuk tidak berputus asa. Jika manusai sampai berputus asa dalam kehidupan maka dia lebih rendah dari setan bukan??

Begitulah menafsirkan numerologi,shio, dan zodiak yang sebenarnnya. Setiap kekurangan adalah kelebihan dari sisi yang lain.

 Okehhh, kita kembali lagi ke atas. Lalu bagaimana kita menyikapi dengan pengkotak-kotakan oleh zodiak, shio, dan numerologi??

Sesungguhnya selama kita hidup, pengkotak-kotakan selalu saja terjadi. Karena kita menggunakan MIND. Tidak ada yang salah dalam zodiak, shio, dan numerologi.

Namun harus selalu kita ingat bahwa zodiak, shio, dan numerologi adalah ciptaan manusia. Itu semua adalah karya budaya dimana manusia adalah sebagai "tuan-nya". Itu semua adalah karya manusia dalam berhubungan dengan sang waktu. Jangan pernah mau begitu terikat dengan sesuatu yang sudah seharusnya sudah waktunya kita lepas.

Seperti anjing, sesungguhnya lebih enak menjadi anjing yang diikat oleh tuannya atau menjadi anjing yang bebas berkeliaran? Hati nurani kita sudah bisa menjawabnya.

Tidak mengapa kita mempelajari zodiak, shio, dan numerologi sebagai bagian diri kita untuk mengenal diri. Namun jangan pernah identikkan diri kita total 100% dengan stempel zodiak, shio, dan numerologi.

Manusia bisa dan bebas untuk memilih untuk distempel dengan zodiak, shio, dan angka apapun itu. Mengapa?? Karena Ada satu bagian dari manusia yang tidak bisa melihat sesuatu secara kotak pengkotakkan seperti di atas. Itulah yang disebut RASA. (Download Buku The Hiden Power Of Hearth)


Jakarta, 4 Oktober 2016
  

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Inilah 1 Alasan "Menolak" Numerologi, Shio, dan Zodiak "

Posting Komentar