Berkaca pada Bung Karno, Ini Alasan Dirinya Ganti Nama.




Arkand. com- Kamu sering sakit-sakitan? Kamu terkadang-sering ditipu? Kamu terkadang sering kecelakaan? Usaha gagal? Tidak ada prestasi di sekolah? Keluarga tidak harmonis? Pernikahan gagal? Tidak punya keturunan? Ingin buka usaha? Ingin meningkatkan omset?
  
Dahulu Presiden kita Bung Karno memiliki nama kecil KUSNO, namun karena sakit-sakitan akhirnnya nama tersebut di ganti dengan nama yang lebih selaras yaitu SOEKARNO. (Baca : Bagaimanakah Sebenarnnya Cara Pemberian Nama Anak Menurut Islam)
 
Nama Soekarno, misalnya. Nama ini dibentuk dari dua kata, ‘Soe’ (Su) dan ‘Karno’. Dalam bahasa Sanskrta, ‘Soe’ berarti baik, sedang ‘Karno’ adalah nama tokoh hebat Mahabharata yang memiliki kekurangan tertentu. Jadilah nama Soekarno dengan ideasi sekualitas Karna tanpa kekurangannya atau Karna yang baik.

Energi dalam nama Soekarno membentuknya menjadi seorang yang berpikir konstruktif dan tegas dengan kemampuan organisasi sangat baik. Soekarno juga ada pada waktu dan tempat yang sangat tepat. Karena itu, nama Soekarno bekerja dengan sangat baik dan memberikan hasil optimal. Ketahui alasan harus ganti nama atau memberi nama yang baik bagi anak :


1. Nama Bukan Sekedar Kata Biasa, Dia Energi Vibrasi
2. 5 alasan mengapa Harus Memberi Nama yang Baik
3. Nama Arab tidak selalu baik  
4. Ingat!! Sebenarnnya tidak ada nama bayi Islami  

(Baca juga: testimoni


Struktur nama Soekarno ini membentuknya menjadi seorang orator yang ulung, berpikiran konstruktif dan idealis, namun sangat lemah dalam melihat dan memanfaatkan kesempatan. Sebagai contoh adalah bagaimana para pemuda mendesak Soekarno dalam proses Proklamasi, Coherence value yang tinggi membantunya untuk berani mengambil keputusan dengan baik.

Pada tahun 1947, Soekarno mengubah penulisan namanya menjadi Sukarno, dengan alasan tidak ingin menulis nama dirinya dengan ejaan peninggalan penjajah (Belanda).
Perubahan penulisan nama Soekarno menjadi Sukarno ini membawa pengaruh positif dan negatif.
Sisi positifnya adalah Sukarno tidak lagi ada dalam bayang-bayang Obstacle 3 di mana potensi untuk menderita cacat fisik bekerja sepanjang nama Soekarno diakuinya sebagai nama diri, dan meningkatnya Synchronicity value yang membentuk suatu sinkronitas yang jauh lebih baik di mana Sukarno dapat melihat dan memanfaatkan kesempatan dengan lebih baik.
Sisi negatifnya adalah Sukarno menjadi lemah dalam daya tahan tubuh fisik terutama pada seluruh sistem pencernaannya, dan juga kehilangan kemampuan dalam mengenali siapa lawan dan siapa kawan dengan baik. Dalam catatan sejarah menunjukkan bagaimana Sukarno jatuh dalam perjalanan karir politik dan meninggal akibat sakit gagal ginjal dan komplikasi jantung, sesak napas dan rematik.


Di beberapa negara Barat, nama Sukarno kadang-kadang ditulis Achmed Sukarno. Sukarno menyebutkan bahwa nama Achmed didapatnya ketika menunaikan ibadah haji. Dalam beberapa versi lain, disebutkan pemberian nama Achmed di depan nama Soekarno,dilakukan oleh para diplomat muslim asal Indonesia yang sedang melakukan misi luar negeri dalam upaya untuk mendapatkan pengakuan kedaulatan negara Indonesia oleh negara-negara Arab.
Struktur nama Kusno Sosrodihardjo, Soekarno, Sukarno dan Achmed Sukarno, seluruhnya memiliki kesamaan dalam hal berpasangan dengan banyak perempuan, idealis, dan orator yang ulung. Satu-satunya struktur terbaik dari empat nama yang ada adalah Achmed Sukarno dengan satu pola akhir harani yang jauh lebih baik.



Kembali ke  Depan >> KLIK



Subscribe to receive free email updates:

7 Responses to "Berkaca pada Bung Karno, Ini Alasan Dirinya Ganti Nama."

  1. Halo, jenis usaha kita kok mirip ya, sampai paket-paketnya juga..

    BalasHapus
  2. Balasan
    1. oke mas, silakan contak kami http://www.jasapembuatnama.com/2015/08/cara-pemesanan.html

      Hapus
  3. yang lain cek nama berbayar, yang ini gratis... garansi tidak mas bikin namanyaa ??

    BalasHapus
  4. Gratis bisa tidak mas?? heheee..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu gratis mas, sudah ada link nya, tinggal di cek saja nama sdr..

      Hapus